KOMISI D DPRD Bangkalan memanggil Dinas Pendidikan (Dispendik) guna un"/>

Berita

Berita Detail

Komisi D Gelar Forum Klarifikasi bersama Dispendik

Upload by Admin - 23 Januari 2024

KOMISI D DPRD Bangkalan memanggil Dinas Pendidikan (Dispendik) guna untuk mengklarifikasi dua persoalan di internal Dispendik, Selasa (23/1/2024). Yakni, terkait WhatsApp yang masuk ke Pj Bupati dan mutasi Korwil Kecamatan Bangkalan.

Ketua Komisi D Nurhasan menyampaikan, ada WhatsApp yang masuk ke Pj Bupati terkait adanya dugaan masih akan meneruskan potongan 5 persen dari BOS.

"Kemudian ada sumbangan Rp 250 ribu dari orang yang dapat sertifikasi. Kemudian ada potongan 20 persen atau kewajiban 20 persen dari kegiatan. Setelah diklarifikasi ternyata tidak ada apa-apa, berita itu bohong. Mudah-mudahan tidak benar," katanya.

Kemudian yang kedua terkait mutasi Korwil Kecamatan Bangkalan. Setelah dilakukan klarifikasi, mutasi tersebut dilakukan karena dapodik Korwil Kecamatan Bangkalan di Kecamatan Arosbaya.

"Awalnya dugaan kami mutasi itu syarat dengan kepentingan dan tekanan dan semacamlah. Ternyata tidak, kami baru tau ternyata dapodiknya di Arosbaya," ujar politikus PPP tersebut.

"Oleh karena itu Korwil Kecamatan Bangkalan di mutasi untuk disesuaikan tempatnya. Jadi hanya roling biasa," imbuh Nurhasan.

Dirinya juga menyampaikan harapan semua anggota Komisi D terhadap kepemimpinan Kepala Dispendik yang sekarang.

"Jangan sampai ada yang mengintervensi atau yang mendorong agar mempengaruhi kebijakan yang lurus. Kepala Dispendik yang sekarang tetap konsen zero potongan apapun itu," pungkasnya.(dul)